4 shared

Contoh Si Ayam

Posted on: November 6, 2009


 

 

Contoh Si Ayam

 

 

Suatu kali sepasang suami isteri pergi berlibur ke suatu peternakan ayam di pinggir kota. Yang empunya peternakan menemani si suami isteri melihat-lihat “isi” peternakannya. Tiba-tiba seekor ayam jantan lalu di depan mereka, mengejar si ayam betina. Ketika “dapat” langsung saja “diterkam”. Anehnya si ayam betina tak memberikan perlawanan. “Kejadian” ini tak luput dari perhatian si empu peternakan dan si suami isteri.

 

“Pak, berapa kali si ayam jantan ini “menerkam” si ayam betina sehari?” tanya sang isteri.

“Ya, kira-kira empat atau lima kali sehari,” jawab si empunya peternakan.

Si isteri terbelalak, lalu memandang si suami: “Pak, apa kamu nggak dengar itu?”

Si suami tak kaget lalu mengajukan pertanyaan kepada si empunya peternakan.

“Pak, sudah berapa ayam betina yang “diterkam” si ayam jantan ini?”

“Kami punya banyak kandang ayam. Dalam satu kandang ada satu ayam jantan kami tempati di dalam dua puluh ekor ayam betina,” jawab si empunya peternakan.

“Bu, apa kamu nggak dengar itu?”

 

 

***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: