4 shared

Di roknya

Posted on: September 28, 2009


Di roknya

Bapak Pendeta udah bersiap-siap untuk membaptis seorang bayi.

Bayi itu sudah berada dalam gendongannya, dan di hadapannya telah berdiri kedua orangtua si bayi. Tapi tiba-tiba ia lupa nama bayi tersebut.

Ia berbisik pada bapak bayi tersebut , “siapa nama anaknya?”.

Si bapak berbisik , “Di roknya…”

Bapak pendeta tertegun sebentar. Dia merasa nama itu agak aneh. Tapi pasangan-pasangan muda masa sekarang memang sering memberi nama-nama yang aneh pada bayi mereka. Karena itu ia tetap meneruskan upacara, membaptiskan bayi itu.

Ketika dia membasahi kepala bayi itu dengan air seraya menyebut ,”Diroknya”.

Dilihatnya bagaimana terkejutnya kedua orangtua si bayi itu. Dan ketika kebaktian telah selesai, dia menjadi lebih terkejut lagi melihat ibu si bayi menangis tersedu. Ibu itu menuduh Pak pendeta mempermain kan mereka dengan memberi nama yang aneh seperti itu. “Tapi kata suami anda itulah namanya,” sahut Pak pendeta.

“Saya tidak bilang begitu,” balas si ayah, seraya menunjuk secarik kertas yang disematkan di rok bayi itu.

“Maksud saya, namanya ada di roknya.”

Nama Bayi itu ternyata Elizabeth Carol.

***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: