Posted by: wawanscl on: Oktober 3, 2009
Teman Tapi Mesra (TTM)
Aku memang suka pada dirimu, namun aku ada yang punya, lebih baik kita
berteman, kita berteman saja, Teman Tapi Mesra (TTM) itulah yang dinyanyikan oleh Ratu-Mulan.
Rupanya istilah TTM merupakan kata yang lagi ngetrend. Apakah hanya
sekedar punya TTM aja sudah bisa dikategorikan sebagai selingkuh, ngeduain,
cinta segitiga … or whatever-lah? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
Edisi Kedua 1991: selingkuh = tidak berterus terang; tidak jujur, suka
menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan diri sendiri, curang, serong.
Yang membuat orang jadi puyeng apabila dari TTM sudah berubah menjadi TTS
alias Teman Tapi Selingkuh, walaupun membuat jidat jadi mengkerut, karena
nambahnya problem, tetapi kudu diakui bahwa penggemar TTS itu semakin hari
semakin berjibun.
Selingkuh bisa dibagi menjadi dua, selingkuh fisik dan selingkuh emosional. Selingkuh
emosional lebih berupa perasaan kita terhadap orang lain yang bukan pasangan
kita. Contoh, kangen dan pengen sering ngobrol ama lawan jenis atau ngajak jalan
berdua. Menurut teori evolusi psikologi jaman baheula, cowok akan lebih kecewa
kalau pasangannya melakukan selingkuh fisik sedangkan cewek bakal lebih
sebal kalo pasangannya melakukan selingkuh emosional.
Pada umumnya kebosanan menjadi salah satu penyebab sehingga orang menjadi
rentan selingkuh. Kita bosan karena sudah berbulan-bulan stuck sama satu
orang ini saja. Apalagi cewek, kan, bawaannya suka ngambek aja. Gue jadi
makin bete. Penyebab lain terjadinya selingkuh adalah keadaan hubungan itu
sendiri. Kalau tiap hari kita berantem terus sama pasangan kita, ya…
lama-lama ilfil juga. Apalagi kalo berantemnya soal masalah oldies alias
yang itu-itu juga cemburuan plus posesif. Aduuuh… males banget !
Kalo ternyata ada cewek yang mampu memberikan perhatian dan pengertian yang
selama ini tidak ditemukan dalam diri istrinya yang selalu uring-uringan
melulu, maka terbukalah kesempatan untuk menciptakan hubungan yang
melibatkan faktor emosi, jika sudah demikian, terjadilah perselingkuhan yang
selama ini ditakuti atau pun menjadi bahan kecurigaan sang istri. Hal
ini lah yang diistilahkan dalam psikologi sebagai self-fulfilling prophecy.
Ada empat macam perselingkuhan:
1. Tourist.
Jenuh dengan suasana dirumah jadi ingin minggat sejenak. Pada umumnya
perselingkuhan ini hanya sekedar mencari petualangan jadi mirip sight seeing
alias insani = icip sana-sini. Hubungannya singkat.
2. Studi banding.
Merasa tidak dihargai & dikasihi oleh pasangan di rumah, berusaha mengadakan
studi banding dengan menjalin hubungan TTM. Hubungan ini lebih lama daripada
hanya sekedar perselingkuhan Tourist.
3. Second home.
Merasa tidak cukup hanya memiliki satu pasangan saja, kalo orang punya
weekend house, kenapa tidak boleh memiliki weekend wife begitu, hubungan ini
bisa lama.
4. Imigrasi.
Sudah tekad mengambil keputusan untuk pindah, sebab secara emosional sudah
tidak ada perasaan kasih lagi antara kedua belah pihak atau dalam bahasa
Sundanya disebut emotional divorce.
Setiap cewek walaupun tampangnya pas-pasan akan tetap ngidamin dapet jomblo
yang ruomantis, pengertian, baek, setia, care banget AMA Gw, tidak nebar
pesona sana-sini, sekaligus charming, apalagi kalo tampangnya mirip si
Bread Pitt tuh dan getol doa. Hanya sayangnya ini hanya bisa terjadi dalam
waktu sejenak saja ialah pada saat kita pacaran, setelah mereka kawin,
barulah mereka sadar bahwa patokan atau harapan yang mereka pasang itu tidak
semuanya bisa terkabulkan; hal inilah yang sering menimbulkan kehambaran
dalam perkawinan. Jadi kalau kita jujur permasalahan sebenarnya terletak
dalam diri kita sendiri yang membuat patokan terlalu tinggi Dan tidak bisa
menerima kenyataan, bahwa tidak akan ada cowok yang bisa bermain sandiwara
atau pakai topeng terus-menerus dimana sang Bread Pitt akhirnya berubah
menjadi Roti Bakar !
Tidaklah heran kalo cewek itu disebut kaum lemah sebab posisinya selalu
lemah, cobalah renungkan. Kalo cowok selingkuh itu sih udah emang
kodratnya, tetapi kalho cewek selingkuh idiii…ih amit-amit. Jomblo cowok
usia tiga lima tidak akan disebut Joko Tingkir (Jejoko Tuwir), bahkan
disebut cowok mateng, sehingga banyak penggemarnya, tetapi cewek usia tiga
lima disebut perawan tuek. Sedangkan cowok yang memiliki banyak teman cewek
pasti ia dianggep sebagai cowok humoris, enak diajak ngomong dan pantes
diajak jalan, tetapi kalo cewek banyak teman lawan jenis pasti di cap
sebagai piala bergilir.
Ada dua macam tipe cowok yang digemari cewek untuk berselingkuh. Tipe cowok
CAD (si kurang ajar) dan DAD (sang ayah).
Cowok Cad pada umumnya adalah pria sukses sehingga memiliki Pe-De yang kuat
dan ngomongnya langsung to-the-point, jadi kagak basa-basi atau
berbelit-belit begitu walaupun demikian tetap Gentle. Kebanyakan perempuan
memilih cowok tipe cad untuk melakukan perselingkuhan fisik. Cowok tipe Cad
pada umumnya hanya sebagai teman selingkuh untuk jangka pendek. Cowok Cad
adalah cowok tipe playboy yang berpenampilan selalu perlente dan mereka pada
umumnya tidak pelit. Jadi dari jauh udah terendus jelas aroma buaya-nya.
Sedangkan tipe cowok Dad adalah yang memberikan penampilan sebagai cowok
yang sudah mateng, kebapaan, lembut, arif, sabar dan penuh kasih. Tipe cowok
seperti ini lebih banyak dipilih sebagai TTM atau sebagai cowok idola
pengganti suami atau pacar untuk curhat. Sehingga cewek lebih betah
didampingi oleh cowok tipe Dad daripada tipe Cad, walaupun kenyataannya
cowok Dad dan cowok Cad itu sami mawon, bedanya cowok Dad adalah buaya yang
dibungkus oleh kulit domba. Jadi tipe cowok dad itu jauh lebih bahaya
daripada tipe cowok cad lho!
***